HEADLINE

HEADLINES....

Rapat kordinasi Persiapan ReaAkreditasi Program Studi Ilmu Pemerintahan tertanggal 15 Maret 2016 di ruang sidang prodi Ilmu Pemerintahan. Rapat yang dipinpin langsung oleh ketua program studi ilmu Pemerintahan FISIP-UNCEN, Edward Kocu, S.Sos.,M.Si. dihadiri oleh Dekan FISIP-UNCEN (Septinus Saa, S.Sos.,M.Si), Pembantu Dekan 1 FISIP-UNCEN (DR. Simon Abdi Frank), Pembantu Dekan 2 FISIP-UNCEN (Drs. Untung Muhdiarta, M.Si).  dalam rapat tersebut, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik,  Universitäs Cenderawasih, memberikan apresiasi kepada program studi Ilmu Pemerintahan yang telah bekerja maksimal dalam menyiapkan borang hingga pendaftaran Borang ke BAN PT walapun masa akreditasi baru akan berakhir pada tahun 2018 mendatang. Kini  Program studi Ilmu Pemerintahan menunggu visitasi lapangan oleh Assessor BAN PT pada tanggal 20-22 Maret 2016. Berdasarkan informasi resmi yang diperoleh dari BAN PT, Assessor yang akan menilai program studi Ilmu Pemerintahan FISIP-UNCEN adalah Prof. Sri Zul Chairiyah dari UNAND dan DR. Edi Santoso dari UNDIP. Sêmoga kerja keras Prodi Pemerintahan mendapatkan Nilai yang baik.




Yogyakarta, kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI secara resmi menggelar Launching Program Beasiswa S2 Tata Kelola Pemilu di Ruang Seminar Pascasarjana Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Kampus Universitas Gajah Mada Yogyakarta (UGM), Kamis (1/10). 
Peluncuran Program S2 Tata Kelola Pemillu tersebut ditandai dengan pemberian kuliah umum perdana oleh Ketua KPU RI, Husni Kamil Manik yang memberikan materi Penguatan Lembaga Penyelenggara Pemilu di Indonesia.
Dalam sambutannya, Husni mengapresiasi semua pihak yang telah berjibaku hingga program Beasiswa S2 tata Kelola Pemilu ini dapat diluncurkan. Husni juga memberikan apresiasi kepada civitas akademik di UGM yang secara antusias memadati ruang seminar untuk menyaksikan kuliah umum. Husni berharap, program beasiswa ini dapat memperbaiki kualitas pemilu ke depan, karena adanya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) didalamnya. Husni juga menjelaskan bahwa program beasiswa ini merupakan  terobosan prestius karena tidak ada satu negara lain pun di dunia yang membuka pembelajaran tata kelola pemilu langsung di banyak universitas. Selain disaksikan oleh civitas akademik dari UGM, Peluncuran dan kuliah umum dari Ketua KPU tersebut, juga disaksikan oleh peserta mata kuliah Tata Kelola Pemilu di 9 (Sembilan) Universitas Negeri di Indonesia. Para peserta mata program beasiswa di uniiversitas lain menyaksikan kuliah umum melalui livestreaming dan tetap dapat berinteraksi pada sesi Tanya jawab melalui telepon. Program Beasiswa S2 Tata Kelola Pemilu telah dirintis sejak tahun 2013, dengan dibentuknya Konsorsium Pendidikan Tata Kelola Pemilu untuk berdiskusi dan menyusun kurikulum perkuliahan. Konsorsium tersebut melibakan akademisi dari 10 (sepuluh) Universitas di Indonesia yaitu Universitas Indonesia, Universitas Gajah mada, Universitas Padjajaran, Universitas Airlangga, Universitas Hasanuddin, Universitas Andalas, Universitas Negeri Lampung, Universitas Sam Ratulangi, Universitas Nusa Cendana dan Universitas Cenderawasih.  Kini Program Beasiswa S2 Tata Kelola Pemilu ini telah dibuka di 9 (Sembilan) Universitas di Indonesia dengan peserta terdiri dari 70 mahasiswa dari KPU dan 10 mahasiswa dari Bawaslu. Wakil Dekan Bidang Kerjasama, Alumni dan Penelitian UGM, Muhammad Najib Azka,  menyambut baik program beasiswa tata kelola pemilu ini. Najib menjelaskan bahwa program ini dapat dilihat sebagai salah satu kontribusi Indonesia bagi Perkembangan Demokrasi Global. Najib menjelaskan, hal tersebut dikarenakan sebagai negara yang dalam proses transisi demokrasi, pelaksanaan Pemilu di Indonesia tergolong baik dibanding pelaksanaan di negara-negara lain.

Sidang Skripsi... Presentasi hasil penelitian oleh seorang mahasiswa Ilmu Pemerintahan FISIP-UNCEN dalam sidang Skripsi yang digelar pada hari rabu, 07 Oktober 2015. Terlihat bagaimana mahasiswa ini begitu aktif dalam memberikan penjelasan dan kejelasan kepada dewan penguji. Sidang skripsi yang dipimpin oleh Edward Kocu (ketua) dan Drs. Untung Muhdiarta, M.Si (anggota/penguji), Yusuf G. Maniagasi, S.Sos.,M.Si (anggota/penguji) berlangsung selama 1 jam di ruang sidang program studi ilmu Pemerintahan kampus FISIP Waena.

Mahasiswa...
Data statistik menunjukan bahwa terdapat sebaran mahasiswa dengan jumlah yang tidak merata. mahasiswa dengan jumlah lebih banyak berada pada usia 17-22 tahun. Usia tersebut adalah mahasiswa dengan tahun angkatan 2014 atau mahasiswa disemester 3. Untuk menanggulangi hal ini maka dirasa perlu untuk dilakukan pembagian kelas, khsusunya mahasiswa semester 3.